HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN JUMLAH LIMFOSIT DENGAN DERAJAT INFEKSI LUKA PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RSUD KARSA HUSADA BATU DAN RSUD NGUDI WALUYO WLINGI

PUTRI, SEVIA AULIA (2026) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN JUMLAH LIMFOSIT DENGAN DERAJAT INFEKSI LUKA PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI RSUD KARSA HUSADA BATU DAN RSUD NGUDI WALUYO WLINGI. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.

[thumbnail of 2. COVER LUAR.pdf] Text
2. COVER LUAR.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of 4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf] Text
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of 5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf] Text
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of 6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (707kB)
[thumbnail of 8. ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf] Text
8. ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf

Download (80kB)
[thumbnail of 9. ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf] Text
9. ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of 11. BAB 1.pdf] Text
11. BAB 1.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of 12. BAB 2.pdf] Text
12. BAB 2.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of 13. BAB 3.pdf] Text
13. BAB 3.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of 14. BAB 4.pdf] Text
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB) | Request a copy
[thumbnail of 15. BAB 5.pdf] Text
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB) | Request a copy
[thumbnail of 16. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (187kB)

Kata Kunci

Kadar glukosa darah, jumlah limfosit, infeksi luka, ulkus diabetikum, derajat infeksi

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes melitus yang sering berujung pada infeksi serius hingga amputasi. Faktor kadar glukosa darah dan jumlah limfosit diduga berperan penting dalam menentukan derajat infeksi luka. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kadar glukosa darah dan jumlah limfosit dengan derajat infeksi luka pada pasien ulkus diabetikum. Desain penelitian menggunakan metode cross sectional dengan teknik purposive sampling, melibatkan 35 pasien ulkus diabetikum. Instrumen penelitian berupa lembar observasi derajat infeksi kaki diabetes. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kadar glukosa darah dengan derajat infeksi luka (p = 0,001; r = 0,704), yang menandakan hubungan kuat dan searah. Selain itu, jumlah limfosit juga berhubungan signifikan dengan derajat infeksi luka (p = 0,001; r = -0,753), menunjukkan hubungan kuat namun berlawanan arah. Hiperglikemia kronis menimbulkan mikroangiopati yang ditandai dengan penebalan dinding kapiler, berkurangnya elastisitas, serta hambatan aliran darah ke jaringan perifer. Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan kulit maupun saraf motorik tidak optimal, sehingga kulit menjadi rapuh, mudah rusak, dan fungsi motorik terganggu. Lebih lanjut, hambatan aliran darah ini menimbulkan hipoksia jaringan yang memperburuk kerusakan sel sekaligus menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri. Dalam kondisi tersebut, terjadi peradangan aktif yang ditandai dengan peningkatan jumlah neutrofil. Sebaliknya, limfosit sebagai bagian dari sistem imun adaptif mengalami penurunan akibat apoptosis yang dipicu mediator inflamasi, redistribusi ke jaringan terinfeksi, serta gangguan proliferasi akibat stres sistemik.

Kata Kunci: Kadar glukosa darah, jumlah limfosit, infeksi luka, ulkus diabetikum, derajat infeksi

Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Keperawatan > Penyakit Tidak Menular
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang
Depositing User: Herdhita Kharisma
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:38
Last Modified: 10 Aug 2026 08:38
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2299

Actions (login required)

View Item
View Item