Masrifa, Hibatul (2025) -ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK KEJANG DEMAM DI RUANG DAHLIA RSUD Dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
KTI_HIBATUL MASRIFA_P17240223040. Pdf.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Hibatul Masrifa (2025). Asuhan Keperawatan Pada Klien Kejang Demam di Ruang Dahlia RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Karya Tulis Ilmiah Observasional Analitik, Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kabupaten Trenggalek, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ns, Rahayu Niningasih, S.Kep., M.Kes.,
Kondisi yang dapat menyebabkan kejang demam diantaranya adalah infeksi yang mengenai jaringan ekstrakranial seperti otitis media akut, bronkitis dan tonsiliti. Kejang demam biasanya diawali dengan terjadinya peningkatan suhu tubuh. Peningkatan suhu tubuh yang tidak segera diobati akan menyebabkan timbulnya kejang. Sebelum anak mengalami kejang, biasanya anak menunjukkan perilaku yang aneh seperti anak kurang merespons, kedua bola mata mengarah ke atas, adanya kekakuan pada leher dan ekstremitas, sesak nafas serta kehilangan kesadaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan Asuhan Keperawatan pada klien Kejang Demam di Ruang Dahlia RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kriteria partisipan yaitu ibu bersedia anaknya dijadikan responden dibuktikan tanda tangan informed consent, klien dengan keadaan kesadaran penuh (compos mentis), klien dengan kejang demam berulang lebih dari 1x selama 24 jam di Ruang Dahlia RSUD dr. Soedomo Trenggalek tanpa melihat durasi dan frekuensi kejang demam. Analisis dilakukan dengan mencari kesenjangan teori dan fakta yang ditemukan pada kondisi klien. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian dan kesenjangan antara teori dan fakta. Kesenjangan ditemukan pada riwayat kehamilan dan persalinan, riwayat pertumbuhan dan perkembangan, riwayat kesehatan keluarga, pola eliminasi, pola istirahat tidur, pemeriksaan kepala dan leher, pemeriksaan mata, pemeriksaan thorax. Peneliti merumuskan 2 masalah keperawatan yaitu hipertermia dan risiko cedera. Intervensi disusun berdasarkan sumber kepustakaan dan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur di tempat pengambilan kasus. Implementasi dilaksanakan sesuai intervensi yang disusun. Dan evaluasi dilakukan selama 3 hari dengan masalah teratasi pada setiap diagnosa yang muncul. Kejang Demam memerlukan perawatan khusus untuk mencapai kesembuhan dengan menjaga suhu tubuh agar tetap normal, mengubah pola hidup yang sehat, rutin pengobatan agar tidak risiko terjadinya kejang berulang.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Klien, Kejang Demam
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 05 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:16 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2235 |
