ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI RUANG ANGGREK RSUD Dr. SOEDOMO TRENGGALEK

Ramadhani, Risma Dwi (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DI RUANG ANGGREK RSUD Dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of KTI_RISMA DWI RAMADHANI.pdf] Text
KTI_RISMA DWI RAMADHANI.pdf

Download (1MB)

Kata Kunci

Asuhan Keperawatan, Tuberculosis Paru, Klien

Abstract

Risma Dwi Ramadhani (2025). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberculosis Paru di Ruang Anggrek RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kab. Trenggalek, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Awan Hariyanto, S.Kep.,Ns.M.Kes
Tuberculosis Paru (TBC) Apabila tidak ditangani akan menimbulkan dampak secara langsung bagi penderita yaitu kelemahan fisik, batuk terus menerus, sesak napas, nyeri dada, nafsu makan menurun, berat badan menurun, keringat dimalam hari dan panas tinggi sedangkan dampak bagi keluarga yaitu penderita TB Paru yang tidak diobati akan menularkan kuman TB pada keluarga dan sekitarnya. Pemberian Asuhan Keperawatan yang komprehensif diperlukan agar tidak menimbulkan penyakit yang berkelanjutan. Tujuan dilakukan penelitian adalah memberikan asuhan keperawatan serta menganalisis adanya kesenjangan teori dan fakta pada klien dengan Tuberculosis Paru di Ruang Anggrek RSUD Dr. Soedomo Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. partisipan dalam penelitian ini klien Tuberculosis Paru yang dirawat di ruang Anggrek RSUD Dr.Soedomo Trenggalek dengan kriteria : Klien dengan diagnosa medis Tuberculosis Paru, Bersedia menjadi partisipan, Kooperatif, Klien dengan kesadaran composmentis, Klien dengan rawat inap minimal 3 hari. Metode dalam pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, pengamatan, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan kesenjangan antara teori dan fakta. Kesenjangan ditemukan pada pengkajian riwayat penyakit keluarga dan pola nutrisi. Diagnosa yang muncul yaitu Bersihan jalan nafas tidak efektif dan Gangguan pertukaran gas. Intervensi disusun berdasarkan teori yang sudah ada. Implementasi yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi klien. Tuberculosis Paru membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat, sehingga memerlukan perawatan yang intensif. Oleh karena itu, harus diberikan asuhan keperawatan yang tepat agar mempercepat proses pemulihan dan mendapat edukasi untuk mencegah timbulnya penyakit lebih lanjut.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Tuberculosis Paru, Klien

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek
Depositing User: Musriyatun Musriyatun Musriyatun
Date Deposited: 0047
Last Modified: 06 Aug 2026 05:50
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2224

Actions (login required)

View Item
View Item