GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI POLIKLINIK PARU RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK

Amami, Titis (2025) GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI POLIKLINIK PARU RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of KTI_Titis_Amami.pdf] Text
KTI_Titis_Amami.pdf

Download (1MB)

Kata Kunci

Tuberkulosis Paru, Kepatuhan, Minum Obat

Abstract

Titis Amami (2025). Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Tuberkulosis Paru di Poliklinik Paru RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Keperawatan Trenggalek, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ns. Tunik,
S. Kep., M. Kep
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronik dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menjadi kasus mematikan ke-2 setelah COVID-19 di atas HIV / AIDS dan penyebab kematian terbesar ke-13 di dunia. Penularan Tuberkulosis (TB) terjadi karena kuman dibatukkan atau dibersinkan keluar menjadi droplet nuclei dalam udara sekitar kita. Tujuan penelitian pada gambaran kepatuhan minum obat tuberkulosis paru adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tingkat kepatuhan pasien tuberkulosis paru dalam menjalani pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum OAT berdasarkan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) pada pasien TB Paru. Penelitian dilakukan di Poliklinik Paru RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kueisioner. Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik pasien Tuberkulosis Paru yang sedang menjalani pengobatan di Poliklinik Paru RSUD dr. Soedomo Trenggalek yaitu 56% berjenis kelamin perempuan, 56% dengan kelompok umur 20-50 tahun, 37% memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA/sederajat, 64% dengan sebagian besar penderita tuberculosis paru bekerja sebabagai wiraswasta, 56% lama pengobatan >6 bulan. Dan 100% penderita tuberculosis parus yang melakukan pengobatan sudah mendapatkan informasi tentang bagaimana cara minum obat tuberkulosis paru. Tingkat kepatuhan dalam minum obat dari 38 pasien didapatkan 13% dengan kategori tidak patuh, 36% dengan kategori kurang patuh dan 51% dengan kategori patuh. Kesimpulan penelitian ini adalah lebih dari setengah pasien masuk dalam kategori kepatuhan patuh dalam minum obat tuberkulosis paru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan di Poliklinik Paru RSUD dr. Soedomo Trenggalek menunjukkan tingkat kepatuhan yang patuh dalam menjalani pengobatan.
Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Kepatuhan, Minum Obat

Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek
Depositing User: Musriyatun Musriyatun Musriyatun
Date Deposited: 05 Aug 2026 08:17
Last Modified: 05 Aug 2026 08:17
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2177

Actions (login required)

View Item
View Item