Benno, Chiesa Nadia Putri (2026) HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN KEPATUHAN RESTRIKSI CAIRAN PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (95kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (345kB)
5. lembar persetujuan.pdf
Download (142kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (204kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (118kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (119kB)
11. BAB I.pdf
Download (167kB)
12. BAB II.pdf
Download (417kB)
13. BAB III.pdf
Download (394kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (327kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (180kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (133kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi hemodialisis seumur hidup. Kepatuhan terhadap restriksi cairan menjadi aspek penting dalam mencegah peningkatan interdialytic weight gain (IDWG) dan komplikasi serius. Namun, ketidakpatuhan masih sering terjadi pada pasien hemodialisis. Efikasi diri merupakan faktor psikologis yang diyakini berperan dalam membentuk perilaku kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dengan kepatuhan restriksi cairan pada pasien hemodialisis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner efikasi diri dan kuesioner kepatuhan restriksi cairan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat efikasi diri kategori sedang (38,6%) dan kepatuhan restriksi cairan kategori cukup patuh (41,0%). Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kepatuhan restriksi cairan dengan nilai koefisien korelasi r = 0,909 dan nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat kuat. Semakin tinggi tingkat efikasi diri pasien, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan terhadap pembatasan cairan. Diskusi: Peningkatan efikasi diri melalui strategi pengaturan asupan cairan seperti edukasi berulang, pemantauan asupan cairan harian, pembatasan natrium, serta dukungan psikososial diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan restriksi cairan dan mencegah komplikasi pada pasien hemodialisis.
Kata Kunci: Efikasi Diri, Kepatuhan Restriksi Cairan, Hemodialisa
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:27 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:27 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2133 |
