ANGGRAINI, SALSABILA DWIBA NUR (2026) PEMBERIAN MASSAGE EFFLEURAGE MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN POST CRANIOTOMY DI RUANG ICU ASOKA RST TK. II DR.SOEPRAOEN KOTA MALANG. Tugas Akhir thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2_COVER LUAR.pdf
Download (81kB)
4_LEMBAR KEASLIAN.pdf
Download (138kB)
5_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (126kB)
6_LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (321kB)
8_ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (105kB)
9_ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (79kB)
14_BAB I.pdf
Download (234kB)
15_BAB II.pdf
Download (652kB)
16_BAB III.pdf
Download (195kB)
17_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (595kB) | Request a copy
18_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (172kB) | Request a copy
19_BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (205kB) | Request a copy
20_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (218kB)
Kata Kunci
Abstract
Gangguan integritas kulit merupakan kerusakan lapisan kulit yang terjadi akibat tekanan, gesekan atau imobilisasi dalam waktu lama. Masalah ini sering terjadi pada pasien post craniotomy dengan penurunan kesadaran dan imobilisasi yang meningkatkan risiko luka dekubitus. Studi ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan gangguan integritas kulit melalui pemberian massage effleurage menggunakan minyak zaitun pada pasien post craniotomy. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada satu pasien selama tiga hari (16–18 Februari 2026). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien dalam kondisi koma, tirah baring total, terdapat kemerahan pada area sakrum, kulit tampak kering, dan skor Braden 9 (risiko sangat tinggi luka dekubitus). Intervensi berupa observasi kondisi kulit, reposisi setiap 2 jam, perawatan kulit, dan massage effleurage menggunakan minyak zaitun. Hasil menunjukkan kemerahan pada area sakrum tidak meluas, kulit tetap lembap, tidak ditemukan kerusakan jaringan lebih lanjut, dan skor braden meningkat dari 9 menjadi 11. Berdasarkan hasil tersebut, pemberian massage effleurage menggunakan minyak zaitun mampu membantu mempertahankan integritas kulit dan mencegah perburukan kondisi kulit pada pasien post craniotomy. Diharapkan perawat dapat menerapkan intervensi ini sebagai tindakan pendukung dalam pencegahan luka dekubitus pada pasien dengan imobilisasi berkepanjangan.
Kata kunci : massage effleurage, minyak zaitun, gangguan integritas kulit, dekubitus, post craniotomy.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Terapi Komplementer |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 27:46 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:27 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2050 |
