GAMBARAN PENATALAKSANAAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI IGD RSUD NGUDI WALUYO KABUPATEN BLITAR

Budi, Alifia Diah Elok (2024) GAMBARAN PENATALAKSANAAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI IGD RSUD NGUDI WALUYO KABUPATEN BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (435kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (735kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Diabetes Melitus, Hipoglikemia

Abstract

2024 Keperawatan Gawat Darurat

Diabetes melitus dapat menyebabkan kegawatan yang mengancam nyawa jika terkait dengan komplikasi seperti hiperglikemia dan hipoglikemia. Hipoglikemia menjadi salah satu keluhan utama terkait diabetes yang sering terlihat di IGD. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penatalaksanaan pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hipoglikemia. Cara pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di IGD RSUD Ngudi Waluyo pada bulan Februari – Maret 2024 dengan partisipan berjumlah 4 orang dengan rentang usia 61 – 76 tahun dan dengan kadar glukosa darah masuk IGD 12 – 40 mg/dl. Hasil yang didapat berupa penyebab hipoglikemia yaitu penurunan nafsu makan serta penggunaan insulin atau obat anti diabetes dengan dosis kurang tepat, tanda dan gejala hipoglikemia yaitu kelelahan, keringat dingin, lemas, muntah, pingsan, sesak, sulit diajak bicara, hingga penurunan kesadaran. Petalaksanaan yang dilakukan yaitu: 1) observasi Airway (jalan nafas), Breathing (pernafasan), Circulation (sirkulasi darah), keadaan umum, tanda-tanda vital, serta observasi kadar glukosa masuk hingga kadar glukosa menjadi normal, 2) terapeutik berupa mmepertahankan kepatenan jalan nafas, pemasangan akses IV, 3) edukasi perlunya pemantauan gula darah mandiri, manajemen nutrisi, farmakologi, dan edukasi tanda gejala hipoglikemia, serta 4) kolaborasi pemberian D10% dan D40%. Tujuan utama dari seluruh rangkaian tatalaksana di IGD adalah perbaikan keadaan umum serta stabilisasi kadar glukosa darah.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_24' not defined] 0003
Last Modified: 11 Mar 2026 07:24
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/194

Actions (login required)

View Item
View Item