AMALIA, SABRINA (2023) Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Konsumsi Karbohidrat, Konsumsi Serat, Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Saat Puasa Ramadhan Di Puskesmas Janti Kota Malang. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. Cover Dalam.pdf
Download (260kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (101kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (477kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (734kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (76kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (31kB)
9. Abstract Inggris.pdf
Download (32kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (42kB)
11. BAB I.pdf
Download (98kB)
12. BAB II.pdf
Download (244kB)
13. BAB III.pdf
Download (152kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (176kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (34kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (125kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
18. Lembar Konsultasi.pdf
Download (1MB)
20. Poster.pdf
Download (264kB)
Kata Kunci
Abstract
SABRINA AMALIA, 2023. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Konsumsi Karbohidrat, Konsumsi Serat, Dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Saat Puasa Ramadhan Di Puskesmas Janti Kota Malang. Pembimbing: Sutomo Rum Teguh K., SKM., M. Kes dan Rany Adelina, S. Gz., M. Sc. Diabetes melitus adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi kerena kelainan pada hormon insulin yang dapat disebabkan oleh aktivitas yang kurang, konsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak seimbang, dan berat badan berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat konsumsi karbohidrat, konsumsi serat, dan kadar glukosa darah, dan hubungan tingkat konsumsi karbohidrat dan serat terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, tingkat konsumsi karbohidrat, tingkat konsumsi serat, dan kadar glukosa darah. Analisis data menggunakan uji Pearson Product Moment dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (76,7%), berusia manula (50%), dengan tingkat pendidikan SD (40%), telah menderita diabetes melitus dengan durasi lama (56,7%), memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai diabetes melitus (60%), dengan tingkat konsumsi karbohidrat kurang (80%), tingkat konsumsi serat kurang (100%), dan kadar glukosa darah buruk (40%). Terdapat hubungan tingkat konsumsi serat dengan kadar glukosa darah (p-value < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat konsumsi karbohidrat, tingkat konsumsi serat, dan kadar glukosa darah. Tingkat konsumsi karbohidrat tidak berhubungan dengan kadar glukosa darah, sedangkan tingkat konsumsi serat berhubungan dengan kadar glukosa darah. Saran dari peneliti bagi pasien diabetes melitus adalah tetap memperhatikan konsumsi makanan sesuai dengan anjuran diet diabetes melitus agar kadar glukosa darah tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 46:45 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:48 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1766 |
