HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI FAST FOOD, DENSITAS ENERGI, ZAT GIZI MAKRO DAN MIKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMAN 1 TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK

SAKASISWARA, DAMARA LEYLANI (2023) HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI FAST FOOD, DENSITAS ENERGI, ZAT GIZI MAKRO DAN MIKRO DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMAN 1 TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.

[thumbnail of 4. Lembar Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
4. Lembar Pernyataan Orisinalitas.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of 6. Lembar Pengesahan.pdf] Text
6. Lembar Pengesahan.pdf

Download (741kB)
[thumbnail of 7. Kata Pengantar.pdf] Text
7. Kata Pengantar.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of 10. Daftar Isi.pdf] Text
10. Daftar Isi.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of 11. Bab I.pdf] Text
11. Bab I.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of 12. Bab II.pdf] Text
12. Bab II.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of 13. Bab III.pdf] Text
13. Bab III.pdf

Download (488kB)
[thumbnail of 14. Bab IV.pdf] Text
14. Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB) | Request a copy
[thumbnail of 15. Bab V.pdf] Text
15. Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB) | Request a copy
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (451kB)
[thumbnail of 17. Lampiran.pdf] Text
17. Lampiran.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. Cover Luar.pdf] Text
2. Cover Luar.pdf

Download (30kB)
[thumbnail of 5 Lembar Persetujuan.pdf] Text
5 Lembar Persetujuan.pdf

Download (306kB)

Kata Kunci

Konsumsi Fast Food , Densitas Energi, Zat Gizi Makro dan Mikro, Status Gizi

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan hasil Riskesdas (2018) menunjukkan 25,7% remaja usia 13-15 tahun dan 26,9% remaja usia 16-18 tahun dengan status gizi pendek dan sangat pendek. Selain itu terdapat 8,7% remaja usia 13-15 tahun dan 8,1% remaja usia 16-18 tahun dengan kondisi kurus dan sangat kurus , sedangkan prevalensi berat badan lebih dan obesitas sebesar 16% pada remaja usia 13-15% tahun dan 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun. Hal ini disebabkan karena k onsumsi makanan dengan nilai densitas energi tinggi dalam jangka waktu lama akan berhubungan dengan status gizi . Penelitian yang dilakukan oleh Rachmanida di menunjukkan ada hubungan densitas energi makanan yang tinggi dengan status gizi pada wanita usia subur. Metode: Populasi siswa MIPA SMAN 1 Tanjunganom kelas XI. Sampel pada penelitian adalah menurut kriteria inklusi yaitu remaja sisw a-siswi kelas XI berusia 15 – 18 tahun di SMA Negeri 1 Tanjunganom. Kebiasaan konsumsi fast food, densitas energi, zat gizi makro dan mikro termasuk dalam variabel independen sedangkan variabel dependennya adalah status gizi. Pengolahan data menggunakan uji univariat untuk mengetahui nilai rata-rata yang diperlakukan secara kontinyu dan data yang diperlukan secara kategorik untuk mengetahui frekuensinya. Dilakukan unt uk variabel yang diteliti yaitu kebiasaan konsumsi fast food , densitas energi, zat gizi makro dan mikro, dan status gizi. Analisis bivariate dilakukan untuk mengetahui hubungan antar kedua variabel. Hubungan kedua variabel variabel dianalisis menggunakan Uji Chi Square . Hasil: Pada remaja usia 15 – 18 tahun yang mengkonsumsi makanan fast food dengan densitas normal memiliki status gizi overweight. Pada remaja usia 15 – 18 tahun yang mengkonsumsi makanan fast food dengan densitas energi tinggi memiliki status gizi obese. Terdapat hubungan antara konsumsi fast food , densitas energi, dan zat gizi makro dan mikro dengan status gizi remaja di SMA Negeri 1 Tanjunganom dengan nilai p-value yaitu 0,047. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi fast food, densitas energi, zat gizi makro dan mikro dengan status gizi remaja. Pada remaja yang mengkonsumsi fast food berlebih dapat mencapai status gizi lebih.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Tugas Akhir)
Subjects: Gizi > Gizi Anak
Depositing User: donny sashari
Date Deposited: 18 Jun 2026 09:58
Last Modified: 22 Jun 2026 07:07
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1723

Actions (login required)

View Item
View Item