FIRDAUSY, ASRIL MAULANA (2023) PERBEDAAN PENGETAHUAN ANEMIA GIZI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET PADA REMAJA PUTRI. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRACT INGGRIS.pdf
Download (59kB)
ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (62kB)
BAB I.pdf
Download (123kB)
BAB II.pdf
Download (222kB)
BAB III.pdf
Download (132kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (168kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (59kB) | Request a copy
COVER DALAM.pdf
Download (205kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (130kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (113kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (320kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2012 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10-18 tahun sebesar 57,1%. Data hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja di Indonesia mencapai 21,7% dengan penderita anemia berumur 5-14 tahun sebesar 26,4% dan 18,4% penderita berumur 15-24 tahun. Wanita pada umumnya cenderung mempunyai simpanan zat besi yang lebih rendah dibandingkan pria, faktor kebutuhan zat besi akan meningkat pada remaja putri sehubungan dengan terjadinya menstruasi. Pada fase remaja terjadi pertumbuhan yang dipengaruhi oleh kematangan tumbuh kembang menuju usia dewasa serta aktifitas fisik yang meningkat. Pengetahuan adalah salah satu hal yang penting untuk merubah pola penanggulangan terhadap anemia. Metode: Studi literatur dengan menggunakan metode systematic literature review dilakukan pengumpulan referensi sesuai dengan topik yang diangkat, pengetahuan anemia gizi pada remaja putri usia 10-24 tahun di Indonesia dari berbagai sumber yaitu: google scholar, Pubmed dan DOAJ. Hasil: Berdasarkan hasil analisis pada 6 artikel terpilih didapatkan bahwa penggunaan media video dan leflet berpengaruh positif dalam peningkatan pengetahuan remaja putri terkait anemia gizi ditunjukkan dengan (p<0,005) pada masing-masing artikel dengan rata-rata pengetahuan sesudah penyuluhan tertinggi sebesar (84,3) media video dan (91,7) media leaflet. Kesimpulan: Pemberian edukasi dengan inovasi dan frekuensi yang tepat akan meningkatkan pengetahuan responden supaya lebih maksimal. Akan tetapi tidak dapat menyimpulkan media mana yang lebih unggul dikarenakan hasil penelitian dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor penyebab karena pada setiap artikel yang digunakan untuk literature review memiliki perbedaan karakteristik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Anak |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 09:45 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 09:45 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1719 |
