SALSABILA, VANIA ANINDYA (2023) PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI USIA 6-24 BULAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI DESA BEJI KOTA BATU. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstrak Indonesia.pdf
Download (60kB)
BAB I.pdf
Download (72kB)
BAB II.pdf
Download (150kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5kB) | Request a copy
Cover Luar.pdf
Download (139kB)
Daftar Isi.pdf
Download (71kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (58kB)
Lampiran.pdf
Download (788kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (424kB)
Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (345kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (128kB)
BAB III.pdf
Download (109kB)
Cover Dalam.pdf
Download (207kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (106kB)
Kata Kunci
Abstract
VANIA ANINDYA SALSABILA, 2023. Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia 6-24 Bulan terhadap Kejadian Stunting di Desa Beji Kota Batu. Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Diploma III Gizi, Politenik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ibnu Fajar Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena defisiensi zat gizi dalam jangka panjang. Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4%. Pemahaman orang tua khususnya ibu sangat mempengaruhi pola asuh dan status gizi anak. Kurangnya pengetahuan dan sikap ibu berkaitan dengan stunting, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang kurang tepat menjadi penyebab tingginya angka kejadian stunting pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MP-ASI terhadap kejadian stunting di Desa Beji Kota Batu. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Beji Kota Batu pada bulan Januari – Maret 2023. Populasi adalah ibu yang memiliki anak baduta usia 6 – 24 bulan yang bertempat tinggal di wilayah Desa Beji yaitu sebanyak 162 baduta. Sampel yaitu 25 responden diambil dengan teknik purposive sampling dengan pertimbangan tertentu yaitu kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan dianalisis secara deskriptif dengan melihat presentase data yang terkumpul lalu disajikan dengan tabel distribusi frekuensi kemudian dicari besarnya presentase jawaban masing-masing responden dan selanjutnya dilakukan pembahasan dengan menggunakan teori kepustakaan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi tertinggi yaitu 9 responden (36%) berpegetahuan baik, memiliki anak dengan kategori normal atau tidak stunting. Didapatkan pula frekuensi tertinggi adalah responden dengan sikap cukup yaitu 9 responden (36%), memiliki anak dengan kategori normal atau tidak stunting. Kesimpulan bahwa pengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MPASI memengaruhi kejadian stunting di Desa Beji Kota Batu.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Anak |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 40:40 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1714 |
