GAMA, SEALVANA BIN (2023) HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA DI INDONESA. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstrac Inggris.pdf
Download (270kB)
Abstrak Indonesia.pdf
Download (270kB)
BAB I.pdf
Download (333kB)
BAB II.pdf
Download (455kB)
BAB III.pdf
Download (357kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (396kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (269kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (462kB)
Cover Luar.pdf
Download (395kB)
Daftar Isi.pdf
Download (336kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (385kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (324kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (1MB)
Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (569kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (548kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis berupa penurunan kecepatan pertumbuhan secara linier akibat malnutrisi jangka panjang. Stunting menurut World Health Organization (WHO) Child Growth Standart didasarkan pada indeks panjang badan dibanding umur (PB/U) atau tinggi badan dibanding umur (TB/U) dengan batas (z-score) kurang dari -2 SD. Faktor yang menyebabkan stunting yaitu berupa asupan makanan dan penyakit infeksi. Balita yang mengalami defisiensi asupan protein yang berlangsung lama meskipun asupan energinya tercukupi akan mengalami pertumbuhan tinggi badan yang terhambat yang disebut dengan stunting. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis literatur review atau tinjauan pustaka yang akan dirangkum menggunakan metode tradisional review. Dalam metode ini, karya-karya ilmiah yang akan direview dipilih sendiri oleh peneliti dengan topik sesuai yaitu mengenai hubungan asupan protein dengan kejadian stunting balita di Indonesia (studi literatur). Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara asupan protein dengan kejadian stunting balita di Indonesia. Kesimpulan: Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan terhadap tujuh jurnal, kesimpulan yang diperoleh yaitu lima jurnal menyatakan terdapat hubungan antara asupan protein dengan kejadian stunting balita dan dua jurnal menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan. Hasil dan pembahasan penyebab kejadian stunting balita di Indonesia disebabkan karena kurangnya asupan protein. Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan asupan protein dengan kejadian stunting balita di Indonesia.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 09:32 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 09:32 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1706 |
