AMURITA, ‘AZZAH (2024) HUBUNGAN SUHU RUANGAN DENGAN SUHU TUBUH PADA PASIEN INTRA OPERASI DENGAN SUBARACHNOID BLOCK DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD dr ISKAK TULUNGAGUNG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRACK.pdf
Download (319kB)
ABSTRAK.pdf
Download (320kB)
BAB I.pdf
Download (345kB)
BAB II.pdf
Download (713kB)
BAB III.pdf
Download (408kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (383kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB) | Request a copy
COVER DALAM.pdf
Download (325kB)
COVER.pdf
Download (306kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (231kB)
DAFTAR PUSTKA.pdf
Download (323kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (320kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Pasien yang melakukan operasi akan terpapar suhu ruangan yang dingin. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya penurunan suhu tubuh intraoperasi yang apabila dibiarkan akan menyebabkan kematian, terlebih pada pasien dengan anestesi subarachnoid block. Variabel penelitian suhu ruangan dan penurunan suhu tubuh. Desain penelitian kuantitatif observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 478 pasien intra operasi dengan subarachnoid block di ruang IBS RSUD dr Iskak Tulungagung. Besar sampel dalam penelitian ini 28 responden. Teknik sampling non probability sampling dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian termometer suhu tubuh (thermometer digital), termometer suhu ruangan (thermometer hygrometer digital), dan lembar observasi. Uji statistik menggunakan korelasi pearson. Hasil penelitian didapatkan mean dari suhu ruangan adalah 20,93oC, mean dari suhu tubuh adalah 32,82oC. Hasil uji korelasi pearson dengan taraf signifikan 5% (0,05) didapatkan p value (0,003<0,05) yang berarti terdapat hubungan suhu ruangan dengan suhu tubuh pada pasien intra operasi dengan subarachnoid block di IBS RSUD dr Iskak Tulungagung. Suhu ruangan pada IBS RSUD dr Iskak Tulungagung berkisar antara 19 oC-24oC, sedangkan suhu tubuh pasien berkisar dari 30oC-36oC, dan adanya hubungan antara suhu ruangan dengan penurunan suhu tubuh dengan tingkat nilai koefisien korelasi 0,545. Saran pada tenaga kesehatan untuk memonitoring suhu tubuh dan membantu menstabilkan suhu tubuh pasien agar tidak terjadi penurunan suhu tubuh.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 13 ['lib/utils:month_short_17' not defined] 2026 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1580 |
