HOSNAINI, RAMIATHUS SYOFI’AH (2024) HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN BURNOUT PADA PERAWAT INSTRUMEN KAMAR OPERASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSI AISYIAH MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstrak Indonesia.pdf
Download (153kB)
Abstrak Inggris.pdf
Download (154kB)
BAB 1.pdf
Download (103kB)
BAB 2.pdf
Download (238kB)
BAB 3.pdf
Download (326kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (90kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (151kB)
COVER LUAR.pdf
Download (150kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (179kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (355kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (159kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (113kB)
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (148kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (72kB)
Kata Kunci
Abstract
Beban kerja berlebihan di kamar operasi dapat menyebabkan perawat instrumen mengalami kelelahan fisik dan emosional. Kelelahan disebabkan perbedaan jam kerja, stress, beban kerja tinggi hingga kurangnya dukungan sosial. Faktor-faktor tersebut yang tidak diatasi dengan baik menyebabkan terjadinya burnout. Penelitian ini berfokus pada perawat instrumen di kamar operasi, dimana beban kerja lebih banyak dibandingkan dengan perawat sirkuler dan anestesi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara beban kerja dengan kejadian burnout perawat instrumen kamar operasi di Instalasi Bedah Sentral RSI Aisyiyah Malang. Metode penelitian yang digunakan cross-sectional. Populasi penelitian yakni seluruh perawat instrumen RSI Aisyiyah Malang dengan jumlah sampel 12 orang menggunakan teknik total sampling. Analisis data penelitian mengunakan uji hipotesis rank spearman corellation. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara beban kerja dengan kejadian burnout pada perawat instrumen IBS RSI Aisyiyah Malang nilai p = 0.000 < 0.05 hampir seluruh responden (83.3%) mengalami beban kerja sedang dan sebagian besar responden (58.3%) mengalami burnout kategori sedang. Koefisien korelasi menjukkan nilai r = 0,890 bahwa ada hubungan antara beban kerja dengan kejadian burnout mendapatkan hasil korelasi sangat kuat. Hasil korelasi menunjukkan nilai positif semakin berat beban kerja maka semakin tinggi kejadian burnout yang dialami perawat. Diharapkan perawat intrumen dan manajemen kamar operasi meningkatkan lingkungan kerja yang nyaman di kamar operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Manajemen Keperawatan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 02:34 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 02:34 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1576 |
