PERUBAHAN INTENSITAS DISMENORE MELALUI PEMBERIAN MASSAGE EFFLURAGE DAN MASSAGE EFFLURAGE AROMATERAPI LAVENDER PADA MAHASISWI TINGKAT 1 A

HOIRI, Dini Aulani Fristalia (2023) PERUBAHAN INTENSITAS DISMENORE MELALUI PEMBERIAN MASSAGE EFFLURAGE DAN MASSAGE EFFLURAGE AROMATERAPI LAVENDER PADA MAHASISWI TINGKAT 1 A. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-015.pdf

Download (593kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
016-022.pdf

Download (298kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
023-059.pdf

Download (634kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
060-076.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
077-099.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (484kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
100-102.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
103-108.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
109-135.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Disminore, Remaja Putri, Massage Efflurage, Aromaterapi Lavender

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri yang dirasakan dibawah perut terjadi sebelum dan saat menstruasi pada sebagian besar wanita yang memberi dampak berupa terganggunya aktivitas dan mampu menurunkan konsentrasi belajar kkhususnya remaja putri. Oleh karena itu bisa dilakukan penanganan nonfarmakologi salah satunya dengan cara massage efflurage/massage efflurage menggunakan minyak aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perubahan penurunan intensitas disminore antara massage efflurage dan massage efflurage menggunakan minyak aromaterapi lavender. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif tidak berpasangan dengan pendekatan Two group prestest posttest desain. Populasi sebanyak 44 responden dengan jumlah sampel 39 responden. Kelompok 1 massage efflurage sebanyak 21 responden dan kelompok 2 massage efflurage menggunakan minyak aromaterapi lavender sebanyak 18 responden. Pengambilan data menggunakan kuisioner NRS dan masing-masing kedua kelompok data diuji menggunakan paired t test dan kemudian diuji kembali menggunakan uji independent t-test. Hasil: Uji statistik data kelompok 1 dihasilkan rata-rata sebelum intervensi 4,2 dan rata-rata sesudah 2,8 sehingga µ1≠µ2 dan ρ-value ,000 < 0,05, H0 ditolak, dan data kelompok 2 dihasilkan rata-rata sebelum intervensi 4,7 dan rata-rata sesudah 2 sehingga µ1≠µ2 dan ρ-value ,000 < 0,05, H0 ditolak, dan perbedaan perubahan intensitas disminore dari dua kelompok dihasilkan rata-rata selisih penurunan kelompok 1 adalah 1,48 dan selisih rata-rata penurunan kelompok 2 adalah 2,7, sehingga µ1≠µ2 dan ρ-value ,000 < 0,05, H0 ditolak. Kesimpulan: ada perbedaan penurunan intensitas antara pemberian massage efflurage dan massage efflurage menggunakan minyak aroamterapi lavender, pemberian massage efflurage menggunakan minyak aromaterapi mengalami penurunan yang bermakna dalam mengurangi penurunan intensitas disminore hal ini karena massage efflurage menggunakan minyak aromaterapi lavender memiliki 2 efek sekaligus dalam hal massage efflurage yang mengalihkan nyeri dan aromaterapi lavender yang menghasilkan hormon endorfin mampu memodifikasi persepsi nyeri di otak, sehingga dengan pemilihan alternatif bisa menjadi salah satu pilihan dalam mengurangi intensitas disminore.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 17 Jun 2026 03:25
Last Modified: 17 Jun 2026 03:25
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1574

Actions (login required)

View Item
View Item