QOTRUNNADA, ZANUBA SYIFA’ (2024) GAMBARAN KESIAPSIAGAAN TENAGA KERJA TERHADAP PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (97kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (98kB)
4. PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (157kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (224kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (424kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (37kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (92kB)
9. ABSTRACT ENGLISH.pdf
Download (33kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (84kB)
11. BAB I.pdf
Download (216kB)
12. BAB II.pdf
Download (328kB)
13. BAB III.pdf
Download (301kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (425kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (142kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (146kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang : puskesmas Dinoyo menjadi salah satu fasyankes di wilayah Kota Malang yang harus melaksanakan pengamanan akan terjadinya bahaya kebakaran. Didapatkan data kejadian kebakaran pada puskesmas pada 3 tahun terakhir. Terdapat 4 kejadian di tahun 2020 dan 8 kejadian di tahun 2021 dan tahun 2022. Kesiapsiagaan dilakukan sebagai upaya penanggulangan jika terjadi kebakaran dari segi sumber daya manusia. Tujuan penelitian : adalah mengetahui kesiapsiagaan tenaga kerja terhadap penanggulangan kebakaran di Puskesmas Dinoyo. Jenis penelitian : kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 55 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik saturation sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah 2 parameter kesiapsiagaan yakni pengetahuan dan sikap menggunakan tes, kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan bantuan excel. Hasil : Kesiapsiagaan tenaga kerja Puskesmas Dinoyo termasuk dalam kategori “siap” terhadap penanggulangan kebakaran di Puskesmas Dinoyo dengan nilai indeks 76,10. Tingkat pengetahuan memperoleh nilai 66,23 dengan kategori “siap” dan sikap memperoleh nilai 85,98 dengan kategori “sangat siap”. Kesimpulan : Nilai sikap lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pengetahuan. Hal ini dikarenakan sikap tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan, tetapi juga dipengaruhi pengalaman pribadi, pengaruh dari orang lain, dan pengaruh emosional. Tenaga kerja telah memperoleh pelatihan dan simulasi terkait penanggulangan kebakaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa sistem peringatan dini tersedia berupa penyediaan ruang KIE dan penyampaian informasi melalui speaker. Hasil wawancara juga menunjukkan tenaga kerja memahami informasi terkait keadaan darurat yang diberikan. Saran : Tenaga kerja hendaknya meningkatkan informasi selain dari pelatihan rutin dari puskesmas juga dari media cetak ataupun internet.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Promosi Kesehatan > Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) > HSE Officer |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 03:14 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 03:14 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1343 |
