NISSA, LUTHFI CHOIRUN (2024) HUBUNGAN KELELAHAN KERJA (WORK FATIGUE) DENGAN KUALITAS TIDUR PERAWAT KAMAR OPERASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD KARSA HUSADA BATU. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (23kB)
4. PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (108kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (63kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (177kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (67kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (11kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (11kB)
11. BAB 1.pdf
Download (112kB)
12. BAB 2.pdf
Download (258kB)
13. BAB 3.pdf
Download (201kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (133kB) | Request a copy
15. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (81kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (172kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (24kB)
Kata Kunci
Abstract
Kelelahan kerja pada perawat kamar operasi merupakan kondisi yang membahayakan karena mempengaruhi kinerja perawat dan keselamatan pasien. Perawat yang mengalami kelelahan akan muncul beberapa gejala yaitu aktivitas melemah, motivasi kerja menurun, dan kelemahan fisik. Kelelahan kerja akibat aktivitas berlebihan dapat menimbulkan stres dan memicu kesulitan tidur. Proses tidur yang berubah akan mempengaruhi tingkat optimal kualitas tidur. Tujuan dari penelitan ini adalah menganalisis hubungan kelelahan kerja (work fatigue) dengan kualitas tidur perawat yang betugas di kamar operasi. Metode penelitian observasional dengan desain korelasional. Populasi adalah semua perawat kamar operasi IBS RSUD Karsa Husada Batu diambil secara total sampling sejumlah 20 responden. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank Correlational. Kelelahan kerja dan kualitas tidur yang dialami pada penelitian ini dalam kategori sedang. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara kelelahan kerja dengan kualitas tidur memiliki nilai p-value=0.001 dan r=0,682 yang berarti hubungan tersebut kuat dan positif menunjukan semakin tinggi kelelahan kerja maka kualitas tidur akan semakin tinggi atau memburuk. Perawat yang memiliki aktivitas berlebihan di kamar operasi akan menimbulkan kelelahan kerja hingga berdampak pada kualitas tidurnya yang memburuk. Manajemen kamar operasi diharapkan dapat menyesuaikan jadwal shift dengan kapasitas pekerja dan pemberian waktu istirahat yang cukup sehingga kelelahan kerja menurun dan kualitas tidur membaik
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Manajemen Savety |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | Sep 2026 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:48 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1281 |
