ILMAWATI, FERA (2024) ASUHAN KEPERAWATAN POST OPERASI TOTAL ABDOMINAL HYSTERECTOMY BILATERAL SALPINGO OOPHORECTOMY (TAH-BSO) DENGAN INTERVENSI MOBILISASI DINI UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI DI RUANG FLAMBOYAN RSUD MARDI WALUYO BLITAR. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (43kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (44kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (147kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (120kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (184kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (124kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (8kB)
9. Abstract Inggris.pdf
Download (8kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (27kB)
11. Daftar Tabel.pdf
Download (6kB)
12. Daftar Gambar.pdf
Download (5kB)
13. Daftar Lampiran.pdf
Download (5kB)
14. BAB 1.pdf
Download (23kB)
15. BAB 2.pdf
Download (772kB)
16. BAB 3.pdf
Download (127kB)
17. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (439kB) | Request a copy
18. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (143kB) | Request a copy
19. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (11kB) | Request a copy
20. Daftar Pustaka.pdf
Download (243kB)
21. Lampiran.pdf
Download (444kB)
Kata Kunci
Abstract
Asuhan Keperawatan Post Operasi Total Abdominal Hysterectomy Bilateral Salpingo Oophorectomy (TAH-BSO) dengan Intervensi Mobilisasi Dini untuk Menurunkan Skala Nyeri di Ruang Flamboyan RSUD Mardi Waluyo Blitar. Fera Ilmawati (2024) Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN), Pendidikan Profesi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Dr.Lumastari Ajeng W, S.Kp.,M.Kep.,Sp.Mat. Nyeri menjadi alasan yang paling umum bagi seseorang mencari perawatan kesehatan karena dirasakan mengganggu dan menyulitkan mereka. Post prosedur histerektomi dapat menyebabkan nyeri yang diakibatkan oleh rangsangan mekanik luka insisi. Nyeri harus segera ditangani agar tidak menghambat proses pemulihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui asuhan keperawatan pada Ny.P dengan post operasi TAH-BSO dengan intervensi mobilisasi dini untuk menurunkan skala nyeri. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian studi kasus (case study). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Hasil dari pengkajian didapatkan data pasien mengeluh nyeri pada luka post operasi dengan skala 6 dari 1-10, tampak meringis, dan bersikap protektif. Diagnosa keperawatan yang utama yaitu nyeri akut. Intervensi yang dilakukan yaitu manajemen nyeri dengan teknik non farmakologi mobilisasi dini yang dilakukan selama 3 × 24 jam. Hasil dari penerapan mobilisasi dini yaitu skala nyeri menurun dari nyeri sedang (skala 6) menjadi nyeri ringan (skala 2). Mobilisasi dini dapat menurunkan skala nyeri karena terjadi pemusatan perhatian pada gerakan yang dilakukan sehingga dapat menghambat transmisi substansi P ke saraf pusat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan mobilisasi dini post operasi TAH-BSO dapat menurunkan skala nyeri.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 02:00 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 02:00 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1245 |
