FITRI, MAHDAFIKIA FADILAH INSANI (2024) PERBEDAAN POLA MAKAN, STATUS GIZI, STATUS KONSUMSI TTD (TABLET TAMBAH DARAH) PADA IBU HAMIL ANEMIA DAN IBU HAMIL TIDAK ANEMIA DI WILAYAH DESA KREMBUNG, SIDOARJO, JAWA TIMUR. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
01_SAMPUL COVER LUAR.pdf
Download (849kB)
02_COVER LUAR.pdf
Download (46kB)
03_COVER DALAM.pdf
Download (41kB)
4_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (414kB)
5_LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (324kB)
6_IDENTITAS TIM PENGUJI.pdf
Download (456kB)
7_KATA PENGANTAR.pdf
Download (101kB)
8_DAFTAR ISI.pdf
Download (76kB)
9_DAFTAR TABEL.pdf
Download (44kB)
11_ABSTRAK (INDONESIA).pdf
Download (44kB)
12_ABSTRAK (ENGLISH).pdf
Download (44kB)
13_BAB I_PENDAHULUAN.pdf
Download (59kB)
14_BAB II_TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Download (197kB)
15_BAB III_METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Download (194kB)
16_BAB IV_HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (406kB) | Request a copy
17_BAB V_KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (50kB) | Request a copy
18_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (132kB)
19_LAMPIRAN.pdf
Download (454kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang: Prevalensi anemia pada ibu hamil di Jawa Timur rata-rata 5,8% dan hal ini masih dibawah target nasional yaitu sebesar 28% (RPJMN 2015-2019). Anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya pola makan, status gizi, dan status konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola makan, status Konsumsi TTD (Tablet Tambah Darah), status gizi pada ibu hamil anemia dan ibu hamil tidak anemia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desai case control yang dilakukan pada bulan Januari 2024 di Ds Krembung, Sidoarjo, Jawa Timur dengan sampel berjumal 20 orang ibu hamil. Data yang dikumpulan yaitu data pola makan ibu hamil, data status gizi ibu hamil, dan data frekuensi konsumsi TTD. Hasil: Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki pola makan dengan keberagaman yang kurang (40%) dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami anemia (35%), ibu hamil yang mengalami anemia memiliki status gizi yang berisiko KEK (35%) dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami anemia (30%), ibu hamil yang mengalami anemia memiliki kepatuhan konsumsi TTD tidak patuh (40%) dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami anemia (30%). Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara pola makan ibu hamil anemia dengan ibu hamil tidak anemia (p=0,000), terdapat perbedaan yang signifikan antara status gizi ibu hamil anemia dan ibu hamil tidak anemia (0,028), serta terdapat perbedaan yang signifikan antara status konsumsi TTD pada ibu hamil anemia dan ibu hamil tidak anemia (0,007). Saran: Berdasarkan hasil penelitian perlu adanya pengarahan oleh petugas kesehatan kepada ibu hamil mengenai frekuensi dan jenis makanan yang tepat untuk dikonsumsi, perlu adanya kewajiban kepada ibu hamil untuk mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin selama 90 hari.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 05 Sep 0004 56 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 09:05 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1200 |
