AFIFAH, DHIYAUL (2024) PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KEPATUHAN DIET DAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SELOPURO KABUPATEN BLITAR. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover luar.pdf
Download (40kB)
3. Cover dalam.pdf
Download (40kB)
4. Pernyataan keaslian.pdf
Download (25kB)
5. Lembar persetujuan.pdf
Download (234kB)
6. Lembar pengesahan.pdf
Download (374kB)
7. Identitas Penguji.pdf
Download (180kB)
8. Kata pengantar.pdf
Download (84kB)
9. Abstrak Indonesia.pdf
Download (121kB)
10. Abstrak Inggris.pdf
Download (197kB)
11. Daftar isi.pdf
Download (213kB)
12. BAB I.pdf
Download (137kB)
13. BAB II.pdf
Download (193kB)
14. BAB III.pdf
Download (150kB)
15. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (255kB) | Request a copy
16. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (26kB) | Request a copy
17. Daftar pustaka.pdf
Download (111kB)
18. Lampiran.pdf
Download (583kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang semakin umum karena faktor seperti pertumbuhan penduduk, penuaan, urbanisasi, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik. Rendahnya kepatuhan dan pemahaman penderita mengenai diet khusus menyebabkan kesulitan dalam mengelola diet Diabetes Melitus. Hal ini disebabkan karena pasien hanya diberi penyuluhan oleh bidan tentang bahan makanan yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan, sehingga pasien belum memahami bagaimana diet yang tepat ditambah belum konseling gizi yang belum dilaksanakan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling dengan kepatuhan diet penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di Puskesmas Selopuro Kabupaten Blitar. Metode: Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dan pendekatan pre-test post-test. Melibatkan 30 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Selopuro, sampel dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Analisis univariat menggambarkan karakteristik responden dan perubahan sebelum-sesudah konseling, sementara analisis bivariat dengan uji Wilcoxon mengevaluasi pengaruh konseling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi yang menerima 3x konseling. Pengetahuan responden meningkat dari 80% kurang menjadi 73% cukup, kepatuhan diet dari 80% tidak sesuai menjadi 73% sesuai, dan kadar gula darah puasa yang buruk menurun dari 87% menjadi 67%. Sementara itu, kelompok kontrol yang hanya menerima 1x konseling menunjukkan peningkatan. Simpulan: Terdapat pengaruh signifikan dari 3x konseling dan pemantauan pola makan terhadap pengetahuan, kepatuhan diet, dan kadar gula darah puasa pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan 1x konseling.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 09:02 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 09:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1194 |
