NATALIYA, ALUN (2024) PENGETAHUAN, SIKAP, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI IBU BADUTA UMUR 7-24 BULAN DI DESA KEDUNGREJO KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstract Inggris.pdf
Download (110kB)
Abstrak Indonesia.pdf
Download (146kB)
BAB I.pdf
Download (187kB)
BAB II.pdf
Download (661kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (911kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (70kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (141kB) | Request a copy
BAB III.pdf
Download (459kB)
Daftar Lampiran.pdf
Download (138kB)
Daftar Isi.pdf
Download (711kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (192kB)
Daftar Tabel.pdf
Download (239kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (365kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (154kB)
Lembar Identitas Penguji.pdf
Download (98kB)
Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (176kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (278kB)
Daftar Gambar.pdf
Download (66kB)
Cover Luar.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
ALUN NATALIYA, 2024. Pengetahuan, Sikap, Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi Ibu Baduta Umur 7-24 Bulan di Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Pembimbing : I Dewa Nyoman Supariasa, MPS ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu yang segera di berikan pada bayi sampai bayi berusia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman. Di Indonesia pada tahun 2019 cakupan bayi yang mendapat ASI eksklusif yaitu sebesar 67,74%. Pada tahun 2017 berdasarkan Kementrian Kesehatan RI cakupan ASI di Indonesia mengalami penurunan yang cukup jauh yaitu 61,33%. Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023, berdasarkan data BPS memiliki prevalensi ASI eksklusif yang cukup tinggi pada baduta usia 7-24 bulan dengan persentase yaitu 67,08%. Kabupaten juga menjadi salah satu kabupaten dengan prevalensi ASI eksklusif yang cukup tinggi. Pada tahun 2023, berdasarkan data BPS kabupaten Malang asi eksklusif dengan baduta umur 7-24 memiliki prevalensi 68,2%. Pemberian ASI eksklusif memiliki potensi berlanjut menjadi masalah kesehatan pada anak, seperti penyakit metabolik dan degeneratif. Kurangnya pengetahuan dan sikap ibu baduta menjadi salah satu penyebab terjadinya tinggi cakupan ASI eksklusif dan membuat gizi buruk dan gizi kurang pada responden. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Pengetahuan, Sikap, Pemberian ASI Eksklusif dan Status Gizi Ibu Baduta Umur 7-24 Bulan di Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel berjumlah 33 responden. Pengolahan data menggunakan Uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, pemberian ASI eksklusif dan status gizi ibu baduta di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif (p = 0,072), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemberian ASI eksklusif (p = 0,101), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi baduta (p = 0,841). Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemberian ASI eksklusif, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi baduta.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | ['lib/utils:month_short_48' not defined] 0046 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1165 |
