ERNAWATI, OPHY MARTANIA (2025) ASUHAN GIZI PADA PASIEN VOMITING DENGAN TUBERKULOSIS PARU DAN DIABETES MELITUS DI BAGIAN RUANG ISOLASI PUSPA INDAH BAWAH RSUD NGANJUK. Karya Tulis Ilmiah thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
1.Cover Luar.pdf
Download (121kB)
3. Lembar keaslian.pdf
Download (3MB)
4. Halaman Persetujuan.pdf
Download (3MB)
5. Lembar Pengesahan.pdf
Download (4MB)
6. Abstrak Indonesia.pdf
Download (242kB)
13.Bab 1.pdf
Download (266kB)
14.Bab 2.pdf
Download (381kB)
15.Bab 3.pdf
Download (347kB)
16.Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (574kB) | Request a copy
17.Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (228kB) | Request a copy
18.Daftar Pustaka.pdf
Download (227kB)
Kata Kunci
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis Paru di Indonesia menduduki peringkat terbanyak kedua setelah India. Secara spesifik, faktor terjadinya Tuberkulosis Paru yaitu Diabetes Melitus, perokok aktif, dan gaya hidup yang tidak sehat. Seseorang yang mengalami kedua kondisi ini secara bersamaan maka akan memiliki tingkat morbiditas yang tinggi, kesulitan bernafas, dan keterbatasan dalam beraktifitas. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan terapi diet sesuai dengan kondisi pasien menggunakan standar Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) yang bertujuan untuk menjaga kadar glukosa dalam tubuh.Tujuan Penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan asuhan gizi pada penderita Tuberkulosis Paru dengan Diabetes Melitus dan Vomiting di ruang isolasi rawat inap RSUD Nganjuk. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif observasional dengan desain studi kasus dengan melaksanakan pengamatan terhadap penderita Vomiting dengan Tuberkulosis Paru dan Diabetes Melitus di bagian ruang isolasi puspa indah bawah RSUD Nganjuk. Hasil Penelitian: Berdasarkan data yang dianalisis menunjukkan bahwa tingkat konsumsi energi dan zat gizi belum memenuhi kebutuhan yang dianjurkan. Perkembangan biokimia terjadi peningkatan Laju Endap Darah (LED) sebesar 40 mm/jam sedangka untuk GDA sebesar 102 mg/dL dan leukosit sebesar 7.4410^3/μL pasien menunjukkan normal. Perkembangan fisik/klinis pasien mengalami nyeri ulu hati dan perut bagian bawah mual, muntah lebih dari 10 kali, lemas, pusing, perut terasa penuh, tampak pucat, mata cowong, kaki kesemutan, dan penurunan nafsu makan. Kemudian untuk tekanan darah pasien sebesar 120/90 mm/Hg dan suhu sebesar 36.8 oC yaitu dalam keadaan normal sedangkan nadi sebesar 133 x/menit dan respiratory rate pasien sebesar 26 x/menit dalam keadaan tinggi. Hasil edukasi pasien memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan asupan makan pasien meskipun sebelumnya pasien tidak nafsu makan dikarenakan keluhan pasien. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pasien dan keluarga pasien paham dan mampu menerapkan Diet Diabetes Melitus B1 1900 kkal yang diberikan dan diharapkan pasien tetap melaksanakan pengaturan diet yang diberikan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari dan adanya motivasi keluarga kepada pasien agar tetap menjaga pola makan dan konsumsi makan untuk menjaga kesehatan
Kata Kunci : Asuhan Gizi, Diabetes Melitus, Tuberkulosis Paru, Vomiting,
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Last Modified: | 22 May 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1010 |
